Friday, October 4, 2013

Sistem pengapian Sepeda Motor

 http://blkimojokerto.files.wordpress.com/2009/01/cdigrand.jpg
Pada mesin sepeda motor dan mobil yang menggunakan bahan bakar bensin, tentunya menggunakan busi untuk melakukan pembakaran di ruang bakar. Pembakaran ini terjadi dengan memberikan ke listrik pada busi sehingga terjadi lompatan bunga api listrik di busi. Untuk dapat menghasilkan lompatan bunga api tersebut, maka listrik yang diberikan ke busi harus memiliki tegangan yang lebih tinggi, berkisar 18.000 volt. Sedangkan tegangan listrik pada sepeda motor hanya berkisar 12 volt. Untuk itu harus ada mekanisme komponen kelistrikan yang meningkatkan tegangan dari 12 volt menjadi 18.000 volt.

Komponen dari sistem pengapian pada sepeda motor ada 2 macam. Tipe yang pertama adalah tipe konvensional dan tipe yang kedua adalah tipe CDI. Untuk tipe konvensional adalah masih menggunakan platina. Untuk kali ini saya akan bahas komponen sistem pengapian dari kedua tipe tersebut. Komponennya adalah:

1.Tipe konvensional
Pada tipe ini masih menggunakan platina. Namun untuk sepeda motor keluar sekarang tipe ini sudah tidak ada. Komponen sistem pengapian dari tipe ini adalah;
a.sepul pengapian
b.Platina
c. Kondensor
d. Coil ( Koil)
e. Busi
2. Tipe CDI
Pada tipe ini platina digantikan oleh komponen elektronika yang bernama CDI. Sistem pengapian tipe ini lebih akurat.  Maka itu tipe inilah yang digunakan pada sepeda motor sekarang. Komponen – komponen sistem pengapian CDI adalah:
a. Sepul pengapian
b. CDI
c. Coil (koil)
d. Busi
Baca juga artikel di bawah in  :

1 comment:

  1. Lucky Club: Play Online Slots for real money at Lucky Club
    Lucky Club: Play Online Slots for real money at Lucky Club luckyclub.live There are plenty of slots that you can try out at Lucky Club. If you want to have fun with

    ReplyDelete